Sosialisasi Bahaya Gadged Bagi Remaja

Sosialisasi Bahaya Gadged Bagi Remaja

11 June 2024, 11:23 SMKN 1 Purwosari 143

Sosialisasi Bahaya Penggunaan Gadget Secara Berlebihan di SMKN 1 Purwosari

Kehadiran gadget terutama dalam bentuk smartphone telah banyak memberikan kontribusi dalam kehidupan sehari-hari, gadget sebagai media pencarian informasi, melakukan interaksi, mendapatkan hiburan, bahkan hingga untuk keperluan kegiatan berbisnis secara online.  Sebuah teknologi yang pada hakikatnya diciptakan untuk membuat hidup manusia menjadi semakin mudah dan nyaman. Akan tetapi kemajuan teknologi yang semakin pesat saat ini membuat hampir tidak ada bidang kehidupan manusia yang bebas dari penggunaannya, baik secara langsung maupun tidak langsung. Seiring arus globalisasi dengan tuntutan kebutuhan pertukaran informasi yang cepat, peranan teknologi komunikasi menjadi sangat penting. Sehingga membuat para pengguna tidak terkendali dalam hal pemakaian suatu teknologi tersebut.

Guna memberikan wawasan kepada seluruh siswa SMKN 1 Purwosari melalui ekstrakurikuler PMR pada Jumat, 2 Desember 2022 mengadakan sosialisasi bahaya penggunaan gadget secara berlebihan. Sosialisasi ini disampaikan oleh Psikiater Khusus Remaja dr. Nur Aida dari Rumah Sakit Jiwa Lawang di Lapangan indoor SMKN 1 Purwosari.  Seluruh siswa kelas X, XI dan XII wajib mengikuti sosialisasi ini. Dalam penjelasannya, dr. Nur Aida mengatakan bahwa penggunaan gadget maksimal 3 jam dalam sehari. Dan jika kita merasa kepikiran, sedih dan cemas ketika tidak memegang gadget, maka dikatakan kecanduan.

Kegiatan sosialisasi ini dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. "Bagaimana pendapat dokter terhadap setiap permasalahan yang dipublikasikan melalui sosial media?" tanya salah satu siswa kepada dr. Nur Aida. "Mengenai kebiasaan buruk yang selalu mempublikasikan hal-hal yang sensitif dan termasuk pribadi ke media sosial yang banyak dilakukan oleh anak remaja saat ini bisa jadi memiliki tujuan untuk menarik simpati terhadap pembaca" jawab beliau.

“Jika profesi seseorang yang selalu memakai gadget seperti programer, desain grafis dan sebagainya, apakah termasuk juga dikatakan kecanduan gadget?” pertanyaan dari perwakilan jurusan Mekatronika. “Hal itu tidak termasuk kecanduan tapi itu termasuk obsesi” jawab dr. Nur Aida.

Semoga dengan diadakannya sosialisasi penggunaan gadget secara berlebihan ini, siswa-siswi di SMKN 1 Purwosari dapat mengurangi waktu penggunaan gadget. Waktu yang ada digunakan untuk belajar dan melakukan kegiatan yang positif seperti membaca buku, olahraga dan mengikuti secara aktif ekstrakurikuler di sekolah.